Hukrim  

Penundaan PAW Ferdinandus Rikardo

MATIM, CAHAYANTT.COM – Dewan pimpinan pusat PKB mengeluarkan surat untuk Penundaan PAW kedua anggota DPRD yakni Ferdinandus Rikardo dan Lukas jerfri Fardiaanus Vandi. Proses penundaan PAW ini biasanya terjadi penyesuaian dokumen administrasi di tingkat DPRD dan KPU kota, jelas Rikar.

Surat penundaan dari DPP PKB masuk di kami tanggal 25 April 2026 di Labuan Bajo yang di bawah langsung oleh Aspi dari Gus Halim. Dengan demikian perlu kami tegaskan surat itu asli, dan betul adanya. Sehingga proses penundaan pergantian antara waktu itu keputusan hukumnya nanti ada disekwan, maupun ada di KPU.

Alasan penundaan pergantian antara waktu (PAW), yang pertama kami memiliki hak untuk mengajukan keberatan di mahkamah partai.
Yang kedua kami mengaku salah. Salah dengan kelalaian kami, tapi kalau bicara kecintaan untuk partai sudah lumayan kami memberikan kontribusi untuk partai PKB ucap Rikardo.

Kemudian dengan terjadinya konflik ini, maka saya selaku kader loyalitas tidak akan merasa hilang jiwa militansi saya, bahkan saya berjuang mati- Matian demi partai PKB, Sehingga dengan kasus ini, saya juga beri apresiasi dan minta maaf kepada publik yang dimana kami selama ini sudah melakukan isu PAW yang mencuat di media sosial yang menjadi konsumsi kita bersama.

Rikar sempat bicara mengenai hasil muscab di Labuan Bajo yang di datang langsung oleh Gus Halim
Kemudian pada saat Muscab di Labuan Bajo tanggal 25 April kemarin kami ada 8 orang yang menjadi calon ketua DPC PKB Kab. Manggarai Timur masa bakti 2026.
Nama- nama calon ketua DPC PKB Manggarai Timur:

  1. Yohannes Rumat
  2. Tarssius Sjukur
  3. Bonaventura Jemarut
  4. Laurensius B Burhanto
  5. Ferdinandus Alfa
  6. Aleksius Sale
  7. Efendi Harap
  8. Ferdinandus Rikardo
    Tentu kedelapan orang ini sudah melalui seleksi ketat sesuai mekanisme internal partai, memiliki kemampuan merangkul semua golongan dan mampu menggerakkan mesin partai hingga akar rumput, Jelas Rikardus.
    Semua pencalonan dapat restu dari seluruh PAC yang hadir katanya.
    Termasuk saya, sebelumnya nama belum ada nama di barisan calon ketua, namun ada dari PAC yang mengajukan nama saya, sehingga sebagai kader tentu sangat dengan senang hati atas dukungan dari teman-teman PAC , ungkapnya.

Sehingga di kemudian hari ketika saya tidak terpilih maka tidak apa-apa bagi saya karna itu bukan bagian dari kegagalan tapi itu bagian dari kemenangan tertunda dan paling tidak saya tetap di perhitungkan oleh PAC yang hadir di Muscab Labuan Bajo. Saya calon bukan untuk mencari jabatan tetapi untuk memastikan PKB hadir sebagai solusi, PKB sebagai rumah besar untuk siapa saja. Politik PKB bukan politik kekuasaan, politik PKB adalah politik merawat yang lemah dan membela yang tertindas. PKB bukan butuh ketua yang hebat sendiri tapi PKB butuh ketua yang bisa bikin semua kader merasa hebat, tegasnya.

Harapan dari saya PKB Manggarai Timur kedepan jatuh ke tangan orang benar bijak dan dewasa dalam kepemimpinan sehingga dari situ lahirlah kader-kader hebat dan kemudian beda pilihan saat Muscab hal yang wajar tetapi setelah ketua terpilih wajib satu barisan, PKB tidak kenal oposisi internal.

Penulis: OncikEditor: Rony wangge
Exit mobile version