Dua Kendaraan Sama-sama Menyalip, Remaja 16 Tahun Tewas Terlindas Truk di Jalan Sikip Kupang

KUPANG, CAHAYANTT.COM – Kecelakaan lalu lintas maut kembali terjadi di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seorang remaja berusia 16 tahun, Adisandro Oetpah, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang ditumpanginya bertabrakan dengan sebuah truk di Jalan Sikip, dekat Perumahan Paramandar’s Residence, Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Alak, pada Jumat, 10 Juli 2026, sekitar pukul 16.00 WITA.

Dalam peristiwa tersebut, pengendara sepeda motor Adi Gasper Bani (22) mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke RSUP Ben Mboi Kupang untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kasus kecelakaan ini kini ditangani Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Kupang Kota. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi guna mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.

Kasat Lantas Polresta Kupang Kota, Kompol Ade Triken Deayomi, mengatakan peristiwa tersebut telah tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/A/277/VII/2026/SPKT.SATLANTAS/POLRESTA KUPANG KOTA/POLDA NTT.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sepeda motor Honda Beat bernomor polisi DH 2191 KU yang dikendarai Adi Gasper Bani melaju dari arah Naioni menuju Jalur 40 dengan membonceng Adisandro Oetpah. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sebuah truk Isuzu bernomor polisi DH 8131 AQ yang dikemudikan Noh Mataubenu (45) dari arah Jalur 40 menuju Naioni.

Penyidik menduga kedua kendaraan sama-sama melakukan manuver mendahului kendaraan lain di jalurnya masing-masing. Pengendara sepeda motor berusaha menyalip sebuah mobil pikap di depannya, sementara truk juga tengah mendahului kendaraan lain dari arah berlawanan.

Karena jarak kedua kendaraan sudah sangat dekat, pengemudi truk berupaya menghindari tabrakan dengan membelokkan kendaraannya ke kiri sambil melakukan pengereman. Namun benturan tidak dapat dihindari.

Sepeda motor menghantam spion kanan truk hingga pengendara kehilangan kendali dan terjatuh. Tubuh korban kemudian membentur sisi kanan badan truk, mengakibatkan Adisandro Oetpah meninggal dunia di tempat akibat luka berat yang dideritanya.

Selain menelan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada kedua kendaraan dengan estimasi kerugian material sekitar Rp1 juta.

Polisi menegaskan penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk mengumpulkan keterangan para saksi dan melengkapi alat bukti sebelum menyimpulkan hasil akhir penyidikan.

Exit mobile version