Pemuda Dua Wilayah di Kalabahi Sepakat Berdamai, Sekda Alor Ajak Orangtua Jaga dan Perhatikan Anak

Kalabahi, Alor — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Alor, Melky Belly, S.Sos, M.Si, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya orang tua dan generasi muda, untuk selalu menjaga perdamaian dan memperkuat persaudaraan antarwarga di Kabupaten Alor. pernyataan tersebut disampaikan saat dirinya menghadiri kegiatan acara perdamaian antara pemuda dua wilayah yang bertikai yaitu Pemuda Lautingara, Kelurahan Kalabahi Tengah, dan pemuda Desa Air Kenari pada Jumat sore, 15 Mei 2026.

Dalam sambutannya, Melky Belly yang mewakili Pemerintah Kabupaten Alor menyampaikan apresiasi kepada para pemuda dan remaja yang telah berkomitmen mengakhiri konflik dan memilih jalan damai demi masa depan bersama.

“Perdamaian membawa kebahagiaan dan sukacita bagi kita semua. Pemerintah daerah menyampaikan terima kasih kepada anak-anak yang sudah memulai dan juga mengakhiri persoalan ini dengan damai,” ujarnya.

Sekda juga merasa terharu ketika melihat keterlibatan para pelajar mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA dalam kegiatan perdamaian tersebut. Menurutnya, generasi muda merupakan harapan daerah yang harus dijaga bersama.

Ia juga menyoroti besarnyabpengaruh media sosial dan penggunaan smartphone/android di kalangan anak-anak yang dinilai menjadi salah satu faktor pemicu konflik antarpemuda. Menurutnya, penggunaan teknologi yang awalnya ditujukan untuk mendukung proses belajar justru kerap disalahgunakan untuk menyebarkan informasi bohong maupun provokasi.

“Anak-anak sekarang sejak SD sudah memegang handphone/Android. Tujuan orang tua tentu untuk belajar, tetapi hari ini banyak yang menggunakannya untuk menyebarkan berita bohong dan memicu pertikaian,” katanya.

Karena itu, Melky Belly meminta para orang tua agar lebih aktif mengawasi setiap aktivitas anak-anak, terutama saat berada di luar rumah pada malam hari. Ia menilai kurangnya pengawasan sering menjadi penyebab terjadinya bentrokan antarkelompok pemuda.

“Peristiwa perkelahian biasanya terjadi pada dini hari, sementara orang tua sidah tidur sono, tidak mengetahui anak-anak mereka berada di mana. Ini harus menjadi perhatian serius kita bersama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sekda Alor juha menekankan bahwa para pemuda yang terlibat konflik sejatinya saling mengenal bahkan berteman. Oleh sebab itu, ia mengajak semua pihak untuk menjadikan momentum perdamaian tersebut sebagai awal mempererat kembali hubungan persaudaraan.

“Mereka ini generasi penerus daerah. Masa depan Alor ada di tangan anak-anak kita yang saat ini masih duduk di bangku SD, SMP, dan SMA,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Melky Belly juga mengingatkan para pemuda agar tidak merusak masa depan dengan tindakan kekerasan yang dapat berdampak panjang terhadap kehidupan dan cita-cita mereka.

Ia mencontohkan banyaknya peluang yang kini terbuka bagi generasi muda, baik dalam seleksi masuk TNI maupun institusi lainnya, sehingga menurutnya masa depan anak-anak harus dijaga dengan baik.

Di akhir sambutannya, Sekda Alor menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terciptanya perdamaian, termasuk aparat keamanan, pemerintah kelurahan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan para orang tua.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Alor, kami menyampaikan terima kasih kepada anak-anak dari Air Kenari dan Kalabahi Tengah yang sudah berjanji di hadapan Tuhan, orang tua, dan pemerintah daerah untuk tidak mengulangi lagi peristiwa seperti ini,” tutupnya.

Acara Rekonsiliasi dengan Tema “Kami Pilih damai bukan tawuran, bersatu kita kuat, berdamai kita hebat” tersebut, turut dihadiri
Wakapolres Alor, Jerry S. Puling, Kadis Pendidikan Edy Lahal, KasatIntel Polres Alor Iptu Kamaludin, Lurah kalabahi Tengah Subroto Tolang S.H, Kades Air Kenari Muh. usman Aleng., Ibu Pendeta GMIT Apungla, Bhabinsa Air Kenari, Tokoh Masyarakat, Tokoh Perempuan dan Para pemuda dari kedua wilayah.

http://cahayantt.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260518-WA0006.jpg
Penulis: Team CahayaNTT.comEditor: Rony wangge

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *