Janji Gerobak Tak Kunjung Tiba, Pedagang Kota Ratu Tagih Komitmen Pemerintah

CAHAYANTT.COM – Para pedagang di Kelurahan Kota Ratu, Kecamatan Ende Utara, kini dilingkupi ketidakpastian. Harapan mereka untuk mendapatkan fasilitas berjualan yang layak sebagaimana dijanjikan oleh pemerintah daerah hingga kini belum membuahkan hasil.

Sudah lebih dari tiga bulan berlalu sejak janji itu terlontar, namun para pedagang mengaku belum ada “titik terang” atau informasi lanjutan terkait bantuan yang dijanjikan.

Kondisi ekonomi mereka pun dilaporkan kian terhimpit akibat penataan lokasi jualan saat ini.

Menanti Realisasi Janji Bupati Berdasarkan keterangan salah seorang pedagang, Bupati sebelumnya telah menjanjikan bahwa per tanggal 14 April 2026, para pedagang dapat kembali berjualan seperti biasa dengan dukungan fasilitas dari pemerintah.

Fasilitas yang dijanjikan mencakup pemberian gerobak dan payung untuk menunjang aktivitas dagang mereka.

“Bapak Bupati kan sudah janji mulai tanggal 14 April… bilang tanggal 14 April 2026 nanti kamu jual lagi seperti biasa. Tapi nanti kami pemerintah akan kasih gerobak dengan payung,” ungkap pedagang tersebut.

Kendala Lokasi dan Administrasi Saat ini, para pedagang merasa kesulitan karena posisi berjualan yang dialokasikan berada di sebelah kanan jalan.

Hal ini membuat calon pembeli merasa takut atau kesulitan untuk menyeberang, sehingga pendapatan pedagang menurun drastis dan tidak lagi stabil seperti sedia kala.

Padahal, para pedagang telah proaktif memenuhi persyaratan administratif yang diminta oleh pemerintah.

Mereka telah menyerahkan dokumen berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) kepada pihak Kelurahan Kota Ratu sesuai instruksi dari Dinas Perdagangan.

Namun, meski berkas sudah dikumpulkan sejak tiga bulan lalu, bantuan fisik yang dinanti tak kunjung datang.

Harapan Pemulihan Ekonomi Para pedagang sangat berharap agar pemerintah segera merealisasikan janji pembangunan dan pemberian bantuan tersebut.

Mereka meyakini bahwa dengan adanya fasilitas yang memadai dan penataan lokasi yang lebih baik (di sebelah kiri jalan), ekonomi mereka dapat kembali pulih.

“Harapan saya semoga pemerintah cepat lagi membangun… karena sudah sampai 3 bulan ini tidak ada titik terangnya,” pungkasnya.

Exit mobile version