Gubernur NTT Luncurkan NTT Mart by OSOP, Kepala SMK Negeri 2 Ende: Hasil Karya SMK Harus Dibela dan Dibeli

ENDE, CAHAYANTT.COM-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena kembali meluncurkan NTT Mart by One School One Product (OSOP) di SMK Negeri 2 Ende, Minggu (19/4/2026). Peluncuran tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Gubernur NTT, didampingi Wakil Bupati Ende, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, serta para kepala SMA/SMK se-Kabupaten Ende dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur yang akrab disapa Melki Laka Lena itu menegaskan, Pemerintah Provinsi NTT bersama Wakil Gubernur Johni Asadoma terus mendorong pengembangan NTT Mart by OSOP di seluruh daerah. Ia menyebutkan, ke depan setiap kabupaten/kota ditargetkan memiliki dua hingga tiga NTT Mart yang dikelola secara kolaboratif oleh beberapa sekolah.

Gubernur berharap, kehadiran NTT Mart by OSOP dapat membangun ekosistem produksi dan hilirisasi produk di lingkungan sekolah. Dengan demikian, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar teori, tetapi juga berkembang menjadi pusat produksi yang nyata. “Semua produk sekolah bisa dipasarkan di NTT Mart.
Sehingga sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga menjadi pusat ekonomi baru,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 2 Ende, Fransisco Soares, M.Pd mengungkapkan, NTT Mart tersebut saat ini menampung sekitar 50 produk yang merupakan hasil karya siswa dari berbagai SMA, SMK, dan SLB di Kabupaten Ende. Ia menambahkan, khusus untuk SMK Negeri 2 Ende, terdapat sekitar 20 produk yang dipasarkan, terdiri dari hasil karya bidang teknologi rekayasa dan kriya.

Produk yang ditawarkan ada yang siap jual dan ada juga berbasis pesanan. Masyarakat bisa datang langsung untuk membeli hasil karya siswa,” jelasnya. Ia juga mendorong masyarakat untuk mendukung produk lokal hasil karya pelajar. “Kita tawarkan produk yang berkualitas. Karena itu, hasil karya SMK wajib dibela dan dibeli,” tegasnya.

Selain meresmikan NTT Mart by OSOP, Gubernur NTT juga meluncurkan program Dapur Flobamorata di SMK Negeri 1 Ende sebagai pusat pengembangan kuliner lokal bernilai dan efektif.
Gubernur Melki Laka Lena mengatakan, NTT Mart dan Dapur Flobamorata menjadi wadah untuk menampung kemampuan kewirausahaan pelajar SMK sekaligus melatih mereka mengolah produk lokal Ende dan NTT.
Selain menjadi penyuplai produk baru hal itu juga dilakukan untuk menyuplai NTT Mart dan Dapur Flobamorata yang kini sedang digalakkan di Kabupaten Ende.

Exit mobile version