Dukung Pemulihan Mental Anak Pascagempa, Wilfridus Karu Datangi SDN Tando di Manggarai Barat

CAHAYANTT.COM – Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sebagian besar sekolah yang terdampak gempa bumi berkekuatan 7,7 M di wilayah Flores mengalami gangguan, di mana para siswa terpaksa melaksanakan kegiatan belajar di luar ruangan karena mengantisipasi adanya gempa susulan. Kondisi ini salah satunya terjadi di SDN Tando, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat, yang memanfaatkan tenda darurat sebagai tempat belajar sementara.

Di tengah situasi sulit tersebut, praktisi hukum dan pemerhati pendidikan Wilfridus Karu, S.H., M.H., secara pribadi memberikan dukungan dan bantuan beberapa paket buku tulis kepada anak-anak dan adik-adik di SDN Tando pada Senin, 14 September 2026.

Selain membagikan bantuan alat tulis, kegiatan ini juga diisi dengan agenda pemulihan mental (trauma healing) guna mengembalikan semangat belajar siswa yang turut terdampak secara psikologis.

​”Dalam masa sulit ini, yang terdampak bukan hanya bangunan, namun berdampak juga pada mental anak-anak. Bantuan dan trauma healing hari ini sebagai bentuk dukungan dan empati terhadap anak-anak SDN Tando agar semangat belajar mereka stabil kembali walaupun di tengah keterbatasan,” ungkap Wilfridus Karu.

Kehadiran dan kepedulian nyata tersebut disambut baik oleh pihak sekolah. Kepala sekolah bersama jajaran guru SDN Tando menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih yang mendalam atas kunjungan, bantuan, dan perhatian yang diberikan kepada para siswa di tengah masa darurat ini.

Wilfridus juga menambahkan bahwa pemulihan pascagempa ini memerlukan perhatian bersama, di mana SDN Tando sangat membutuhkan kolaborasi, kebersamaan, dan dukungan dari semua elemen, khususnya masyarakat Tando, demi mengusung semangat SDN Tando Berkualitas, Tando Maju.

Exit mobile version