KUPANG, CAHAYANTT.COM — Seorang anak laki-laki berinisial DCB (14), warga Desa Merbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Kali Jongkok, RT 23 RW 07, Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Selasa pagi, 5 Mei 2026.
Peristiwa tragis tersebut langsung mendapat respon cepat dari jajaran Polsek Maulafa setelah menerima laporan dari warga sekitar.
Informasi awal diterima sekitar pukul 09.00 Wita dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Kolhua, Aiptu I Ketut Alus Widiantara, yang melaporkan adanya seorang anak tenggelam di kali. Mendapat laporan tersebut, anggota piket SPKT I Polsek Maulafa yang dipimpin Kapolsek Maulafa, AKP Fery Nur Alamsyah, SH, segera bergerak menuju lokasi kejadian.
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), aparat kepolisian langsung mengamankan area serta melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula sekitar pukul 08.30 Wita ketika korban bersama beberapa temannya pergi berenang di Kali Jongkok. Korban diketahui langsung melompat ke dalam air dan berenang. Namun beberapa saat kemudian korban terlihat panik dan berteriak meminta tolong akhirnya tenggelam.
Rekan-rekan korban yang panik langsung meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pencarian.
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Aipda Jembos Mbete bersama warga setempat melakukan penyelaman di lokasi sekitar pukul 10.54 Wita. Korban akhirnya ditemukan di dasar kali dan segera dievakuasi ke pinggir sungai.
Petugas sempat memberikan pertolongan pertama, namun nyawa korban tidak berhasil diselamatkan dan korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut sontak mengundang duka dari keluarga korban maupun warga sekitar yang memadati area kali saat proses pencarian berlangsung.













